Sistem Waktu Nyata (Resource Sharing)

Sistem Waktu Nyata ialah suatu sistem yang mengharuskan suatu komputasi selesai dalam jangka waktu tertentu. Jika komputasi ternyata belum selesai maka sistem dianggap gagal dalam melakukan tugasnya. Sistem waktu nyata memiliki dua model dalam pelaksanaannya: hard real time system dan soft real time system.

Hard real time system menjamin suatu proses yang paling penting dalam sistem akan selesai dalam jangka waktu yang valid. Jaminan waktu yang ketat ini berdampak pada operasi dan perangkat keras (hardware) yang mendukung sistem. Operasi M/K dalam sistem, seperti akses data ke storage, harus selesai dalam jangka waktu tertentu. Dari segi (hardware), memori jangka pendek (short-term memory) atau read-only memory (ROM) menggantikan hard-disk sebagai tempat penyimpanan data. Kedua jenis memori ini dapat mempertahankan data mereka tanpa suplai energi. Ketatnya aturan waktu dan keterbatasan hardware dalam sistem ini membuat ia sulit untuk dikombinasikan dengan sistem lain, seperti sistim multiprosesor dengan sistem time-sharing.

Soft real time system tidak memberlakukan aturan waktu seketat hard real time system. Namun, sistem ini menjamin bahwa suatu proses terpenting selalu mendapat prioritas tertinggi untuk diselesaikan diantara proses-proses lainnya. Sama halnya dengan hard real time system, berbagai operasi dalam sistem tetap harus ada batas waktu maksimum.

Aplikasi sistem waktu nyata banyak digunakan dalam bidang penelitian ilmiah, sistem pencitraan medis, sistem kontrol industri, dan industri peralatan rumah tangga. Dalam bidang pencitraan medis, sistem kontrol industri, dan industri peralatan rumah tangga, model waktu nyata yang banyak digunakan ialah model hard real time system. Sedangkan dalam bidang penelitian ilmiah dan bidang lain yang sejenis digunakan model soft real time system.

Dalam sebuah sistem mempunyai fitur mukti tasking seperti real time system terdapat masalah terhadap resource(sumber daya). Seperti kita ketahui bahwa setiap komputer atau jaringan memiliki resource terbatas. Sedangkan sistem real time system menitiberatkan ketepatan waktu dalam memproses setiap respon dari pengguna. Dan setiap proses tersebut pasti memiliki kesamaan sumber daya. Untuk itulah diperlukan sebuah kegiatan berbagi resource bersama yang lebih kenal dengan istilah resource sharing. Dalam resource sharing memungkin dua buah proses atau lebih dapat menggunakan data atau perangkat keras (hardware) secara simultan. Sedangkan, di jaringan memungkinkan dua buah komputer atau lebih dapat menggunakan data atau perangkat keras (hardware) dalam sebuah jaringan kerja komputer. Namun, sistem operasi yang khususnya sistem waktu nyata untuk dapat melakukan resource sharing terdapat beberapa cara. Cara tersebut sebagai berikut

▪ Menonaktifkan Interupsi

Tujuan umum sistem operasi tidak mengizinkan program pengguna untuk mematikan fitur interupsi, karna program pengguna bisa mengontrol CPU selama yang diinginkan oleh program tersebut. CPU moderen sekarang tidak memungkinkan kode mode pengguna untuk mematikan interupt. Kontrol tersebut dianggap sebagai kewenangan dari sistem operasi. Namun, system waktu nyata dan sistem tertanam memungkinkan aplikasi itu sendiri untuk berjalan dalam kernel untuk sistem call. Dan juga memungkinkan aplikasi untuk memiliki kontrol yang lebih besar tanpa memerlukan intervensi system operasi.

• Semaphore Binary

Dalam kehidupan nyata, semafor adalah sistem sinyal yang digunakan untuk berkomunikasi secara visual. Dalam software, semafor adalah sebuah variabel bertipe integer yang selain saat inisialisasi, hanya dapat diakses melalui dua operasi standar, yaitu increment dan decrement. Semafor digunakan untuk menyelesaikan masalah sinkronisasi secara umum. Berdasarkan jenisnya, semafor hanya bisa memiliki nilai 1 atau 0, atau lebih dari sama dengan 0. Konsep semafor pertama kali diajukan idenya oleh Edsger Dijkstra pada tahun 1967. Operasi standar pada semafor (dalam bahasa pemrograman C). Nama asli dari operasi tersebut sebenarnya adalah Proberen (test) dan Verhogen (increment).. Fungsi wait dipanggil ketika thread akan memasuki critical section-nya atau ketika thread akan memakai resource yang tersedia. Jika sem_value kurang dari sama dengan 0, thread tersebut harus menunggu sampai thread lain memanggil fungsi buka. Fungsi buka dipanggil ketika thread meningggalkan critical section-nya atau ketika melepaskan resource yang telah digunakannya. Tentu saja kedua operasi tersebut harus bersifat atomik karena sem_value dapat diakses oleh beberapa proses (shared resource). Semafor memiliki dua jenis, yaitu:

1. Binary semaphore . Semafor ini hanya memiliki nilai 1 atau 0. Sering juga disebut sebagai semafor primitif

2. Counting semaphore . Semafor ini memiliki nilai 0, 1, serta integer lainnya. Banyak sistem operasi yang tidak secara langsung mengimplementasikan semafor ini, tetapi dengan memanfaatkan binary semaphore

Tentang dunungresmintoko

yang jelas gue orangnya baik hati,,
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s